PT CMU bersinergi dengan Langenburg Technologies, LLC USA untuk kerjasama penggunaan Teknologi Plasma pada Proses Pengolahan Mineral Logam Nikel

Jakarta, 11 November 2020.

Pada Medio pertengahan November 2020, telah dilakukan penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement) antara PT CMU dan Langenburg Technologies, LLC., USA. Penandatanganan Kesepahaman Perjanjian ini dimaksudkan bahwa Langenburg Technologies, LLC, USA selaku pemilik hak paten Teknologi Plasma untuk Proses Pengolahan dan Pemurnian Mineral Logam Nikel yang akan diterapkan pada proyek smelter PT CMU.

Plasma Technology merupakan terobosan teknologi baru proses pengolahan mineral logam dari teknologi yang sudah ada dan berkembang saat ini, yaitu Pyrometalurgy dan Hydrometalurgy. Dengan single step pada proses pengolahan mineral ini akan memproduksi Nickel-Cobalt dan produk pendamping lainnya yang lebih efisien dan berdaya guna. Mampu menyerap nikel kadar rendah menjadi logam nikel berkadar Ni 99%.

Tahap pertama dari tindak lanjut MoA ini disepakati oleh kedua belah pihak untuk menyusun FS (Feasibility Study) atau Studi Kelayakan Bisnis penerapan Plasma Technology pada proyek Smelter Nickel-Cobalt PT CMU. Nantinya proyek ini akan memproduksi Nickel-Cobalt sebanyak 50.000 ton per tahun dan jumlah input bahan baku Ore Nikel sebanyak 4.000.000 WMT per tahun. Rencana pembangunan proyek smelter Nickel-Cobalt ini akan menelan biaya investasi sebesar 500 MUSD untuk jangka waktu sampai dengan 20 tahun.

MoA berlangsung di Jakarta dan ditandatangani oleh Mr. Wilfried Keller selaku GM Asia Pacific & Africa, Langenburg Technologies, LLC USA yang didampingi Oleh Mr. Brad W. Hammon selaku CSO Asia Pacific Langenburg Technologies, LLC dengan T. Haykal selaku CEO PT CMU Group. Penandatanganan MoA disaksikan oleh Suhermin, MT., IPM selaku EPC Consultant.

Langenburg Technologies, LLC, (“LT”) perusahaan yang berkantor pusat  di Germany ini merupakan perusahaan kelas dunia dibidang ekstraksi proses pengolahan mineral mulai dari Nickel-Cobalt, Rare Earth Element (REE) dan berbagai jenis mineral logam lainnya yang sudah terbukti dan terpasang di berbagai negara. Salah satunya ada di DRC (Republik Demokratik Kongo) dan Marroco.

Pada proyek kerjasama ini juga Langenburg Technologies (“LT”) akan memproduksi air dari sumber manapun untuk menghasilkan bahan bakar bebas karbon dengan emisi nol. Bahan bakar LT yang dibakar di turbin menghasilkan cukup BTU untuk menghasilkan 20 hingga 280 Megawatt tenaga listrik tergantung pada kebutuhan. Air yang tidak digunakan untuk bahan bakar dikembalikan sebagai air bersih yang dapat diminum dan garam atau kontaminan lainnya diubah menjadi bahan bakar dalam proses yang menyisakan sedikit atau tidak ada abu lembam untuk dibuang.

LT menerima semua jenis air termasuk air limbah beracun, air dari semua tahap produksi minyak, air payau, air laut, limbah kota dan industri. Memanfaatkan teknologi LT, semua produk sampingan beracun yang ada dikeluarkan dari air limbah dan menghasilkan air minum yang bersih dan murni eksklusif dari semua kontaminan atau patogen. Semua ini dilakukan tanpa membakar bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi “0”.

Langenburg Technologies, LLC, USA merupakan perusahaan yang berkonsentrasi pada konversi energi listrik mulai dari sampah dan limbah lainnya yang sudah dilakukan kerjasama di Indonesia antara lain dengan pemerintah Kota Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur. Teknologi pengolahan sampah, penyediaan air bersih dan Power Plant tanpa bahan baku fosil. Teknologi pengolahan sampah menngunakan Plasma Gasifikasi Enhanced. Teknologi ini mampu menghasilkan listrik dan menghasilkan air murni dengan kapasitas besar hingga tidak mengeluarkan polusi dan polutan dalam bentuk apapun.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Content Protective
Scroll to Top